Ditulisoleh pengadilan agama surakarta. Cerai gugat hadhanah dan nafkah anak. Namun bagi anda yang bukan muslim, perceraian diputuskan oleh pengadilan negeri telah terjadi bila telah dibuatkan akta cerai oleh dinas . Berikut contoh format surat gugatan dan surat kuasa pengadilan tata usaha negara makassar : Contoh format surat gugatan cerai.
WebsiteResmi Pengadilan Negeri Tanjung Selor. Login . Log in Sistem Pengelolaan Pengadilan. E-Learning; Kebijakan/Yurispridensi. JDIH; SK Pengadilan Negeri Tanjung Selor Rencana Strategis (Renstra) Layanan Publik. PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (PTSP) Struktur PTSP; Format Blanko PTSP; Brosur PTSP; Standar Pelayanan Publik; Kompensasi
Inilahpembahasan lengkap terkait contoh surat izin cerai dari atasan bagi pns. 45 tahun 1990 bagi anda yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil pns baik pns di kepolisian tni maupun pns di instansi lainnya dan berkeinginan untuk mengajukan gugatan atau permohonan cerai ke pengadilan agama diharuskan untuk memperoleh surat izin cerai terlebih
Itulahcontoh surat gugatan perceraian di pengadilan negeri yang dapat admin kumpulkan. Admin blog Kumpulan Surat Penting juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait contoh surat gugatan perceraian di pengadilan negeri dibawah ini. Contoh Surat Gugatan Ptun Doc Document. Contoh Surat Permohonan Gugatan Perceraian.
A Kata-kata hukum yang digunakan dalam Pengadilan. B. Hal-hal yang perlu anda ketahui. C. Pendukung Gugatan Cerai. D. Langkah-langkah Mengajukan Gugatan Cerai. E. Isi Gugatan Cerai. F. Proses Persidangan. G. Format Surat Gugatan Cerai. H. Petunjuk Pengisian Surat Gugatan Cerai.
Contohsurat gugatan cerai pengadilan negeri sebagai referensi pembuatan surat yang baik dan benar. Surat Gugatan Cerai Pengadilan Negeri Download. Info Lengkap : Contoh Surat Gugatan Cerai yang Lengkap beserta Petunjuk Pengisian. FB Twitter WA Line Pinterest G+ LinkedIn.
. August 16, 2022 151 pm . 9 min read Ingin membuat surat gugatan tapi tidak tahu contoh dan bentuknya? Ini adalah panduan membuat surat gugatan dan juga contoh surat gugatan pengadilan dan juga surat gugatan cerai. Kamu bisa lihat contoh ini untuk membuat surat gugatan dengan mudah. Kamu juga bisa mengikuti panduan lengkapnya di sini. Apa Itu Surat Gugatan? Surat gugatan merupakan surat yang berisi tuntutan hak dalam permasalahan perdata yang di dalamnya mengandung sengketa sebagai landasan dasar pemeriksaan perkara. Surat gugatan dibuat dengan menggunakan format khusus dan baku. Isinya menjelaskan kepentingan hak dan kewajiban penuntut dan yang dituntut. Surat gugatan termasuk jenis surat resmi yang tidak bisa dibuat sembarangan. Isinya harus dibuat dengan baik dan bisa dipahami dengan mudah. Karena surat ini akan diajukan kepada ketua kepala pengadilan negeri yang dikirim oleh pihak penggugat. Format Surat Gugatan Seperti yang disebutkan di atas bahwa surat gugatan dibuat dengan menggunakan format baku dan khusus. Pembuatnya pun merupakan orang yang memang punya kepentingan. Adapun format penulisan surat gugatan, di antaranya adalah seperti berikut Tempat dan tanggal penerbitan surat Perihal Tujuan surat gugatan ketua pengadilan negeriSalam pembuka Identitas pembuat surat gugatanNama kuasa hukum Maksud dan tujuan Dasar dan alasan penggugatan Tentang penundaan Salam penutupTanda tangan Catatan Apabila Penggugat Prinsipal lebih dari satu orang, agar ditulis secara berurut, kemudian terlebih dahulu ditambahkan keterangan sebagai Penggugat I, kemudian lanjutkan ke identitas penggugat prinsipal berikutnya. Kamu bisa unduh contoh format surat gugatan nya di link berikut Contoh Surat Gugatan Agar kamu lebih mudah memahami surat gugatan, berikut ini saya tuliskan contoh surat gugatan. 1. Contoh Surat Gugatan Pengadilan Berikut adalah contoh surat gugatan pengadilan Nomor Perihal Jayapura,……………. Tanggal/Bulan/Tahun Gugatan Tata Usaha Negara Kepada Yth, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura Jalan Raya Sentani — Waena, Distrik Heram Di – Kota Jayapura Dengan hormat, Yang bertanda tangan di bawah untuk kepentingan dan atas nama untul i‹ ingan Nama Kewarganegaraan Tempat tinggal Pekejaan Alamat eleMronik/email. Yang bertanda tangan di bawah untuk kepentingan dan atas nama untuk Base.. H ….. Nama PT. MITRA AGUNG/CV. MITRA AGUNG Tempat Kedudukan Jalan ……… Alamat eiektronik/email . Dalam hal ini diwakili Nama Kewarganegaraan Tempat tinggal Pekerjaan Direktu Utama PT. MITRA AGUNG/CV. MITRA AGUNG Dalam sengketa ini memberikan kuasa kepada FULAN, H., FULANTO, H. FULANI, H*! Kesemuanya berkewarganegaraan Indonesia, pekerjaan Advokat dan Asisten Advokat”! pada Kantor Advokat dan Konsultan Humum ” ….. …… & Rekan” beralamat di JI. ………. Kelurahan……. Kecamatan/Distrik……….Kabupaten/Kota………… Provinsi.,……. , berdasarkan surat kuasa khusus Nomor …….., tertanggal ………, alamat elektronik….. . Selanjutnya disebut sebagai……………………….. PENGGUGAT/PARA PENGGUGAT; Mengajukan Gugatan Tata Usaha Negara Terhadap GUBERNUR/BUPATl/WALIKOTA/KEPALA…………. berkedudukan di Jalan………,RT/RW….Kelurahan…….Kecamatan/Distrik…….Kabupaten/Kota…….Provinsi…….,alamat elektronik ……. Selanjutnya disebut sebagai…………………… TERGUGAT Oblek Sengketa Bahwa yang menjadi Objek Sengketa dalam perkara a quo adalah…………. sesuai Pasal 1 angka 9 UU No. 51 Tahun 2009. Tenasans Waktu Guqatan Bahwa Objek Sengketa diterbitkan oleh Tergugat ….. – Bahwa Objek Sengketa tersebut diterima /diketahui Penggugat pada tanggal… Bahwa atas terbitnya objek sengketa tersebut Penggugat telah mengajukan keberatan kepada Gubernur/bupati/WaIikota/Kepala ………. melalui surat Penggugat Nomor …… tanggal ……., dan diterima oleh Tergugat tertanggal ………. sebagaimana dijelaskan dalam pasal 1 angka 7 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan Setelah Menempuh Upaya Administratif, yang berbunyi “upaya administratif adalah proses penyelesaian sengketa yang dilakukan dalam lingkungan administrasi pemerintahan sebagai akibat dikeluarkan keputusan dan/atau tindakan yang merugikan; Bahwa setelah lewat 10 sepuluh hari kerja menerima keberatan Penggugat dan 5 lima hari kerja untuk menanggapi keberatan tersebut atau setidak-tidaknya sampai gugatan ini didaftarkan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura, Tergugat tidak menanggapi keberatan dari Penggugat; Bahwa gugatan a quo diajukan pada tanggal …… , sehingga gugatan a quo diajukan masih dalam tenggang waktu untuk mengajukan gugatan, sebagaimana dalam Pasal 5 ayat 1 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan Setelah Menempuh Upaya Administratif; Kepentingan Pensqugat Yann Diruqikan Bahwa sebagaimana ketentuan dalam Pasal 53 ayat 1 Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009, yang menyatakan bahwa ”Orang atau badan hukum perdata yang merasa kepentingannya dirugikan o/ed suatu Keputusan Tata Usaha Negara dapat mengajukan gugatan tertulis kepada pengadilan yang berwenang yang berisi tuntutan agar Keputusan Tata Usaha Negara yang disengketakan itu dinyatakan batal atau tidak sah, dengan atau tanpa disedai tuntutan ganti rugi dan/atau direhabilitasi; Bahwa Penggugat merasa dirugikan atas terbitnya obyek sengketa, yang terangkan berikut diuraikan secara riil kerugian yang dialami oleh Penggugat akibat terbitnya IV. Rewenanqan Penqadilan Tata Usaha Neeara Bahwa objek sengketa yang diterbitkan oleh Tergugat telah memenuhi ketentuan dalam Pasal 1 angka 9 Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009 yang menyatakan “Keputusan Tata Usaha Negara adalah suatu penetapan tedulis yang dikeluarkan oleh badan atau pejabat tata usaha negara yang berisi tindakan hukum yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang bersifat konkret, individual, dan final, yang membawa akibat hukum bagi seseorang atau badan hukum perdata” rupakan tindakan hukum, bersifat konkrit, individual, dan final, serta menimbulkan akibat hukum; – Diuraikan dengan jelas makna dari Penetapan tertulis; Berisi tindakan hukum; Bersifat konkrit; Individual; Final; – Menimbulkan akibat hukum bagi Penggugat; Berdasarkan uraian tersebut diatas objek sengketa a quo ….. merupakan kewenangan Pengadilan Tata Usaha Negara….. untuk memeriksa, memutus dan menyelesaikan sengketa a quo; Posita/Alasan Gugatan diuraikan Kronologis gugatan/siapa penggugat…., apa hubungan hukum dengan objek sengketa; Yang telah dimuat dalam romawi II, III dan IV tidak perlu dimuat iagi dalam posita; Diuraikan dengan jelas peraturan yang dilanggar oleh Tergugat dalam menerbitkan objek sengketa UU No….tahun… …, Pasal… bunyinya… kaitkan dengan penerbitan objek sengketa/jelaskan yang dilanggar…. Bila ada peraturan sektoral yang dilanggar oleh Tergugat dalam menerbitkan objek sengketa Peraturan Menteri…/Pergub…/Perda. diuraikan seperti diatas; Danlatau Melanggar Asas-asas umum pemerintahan yang baik, merujuk UU No 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme cukup dipilih 2 atau 3 asas yang dilanggar oleh Tergugat dalam menerbitkan objek sengketa dij“eIaskan makna asasnya, kemudian diuraikan yang pelanggaran yang dilakukan o/ed Tergugat Permohonan Penundaan hila ada Bahwa dalam Pasal 67 ayat 2, 3 dan 4 UU No. S Tahun 1986, menegaskan bahwa Penggugat diberikan hak untuk mengajukan permohonan penundaan pelaksanaan KTUN Objek Sengketa schorsing selama proses pemeriksaan di pengadilan bejalan sampai dengan adanya putusan mempunyai kekuatan hukum tetap Diuraikan dengan jelas kepentingan yang mendesak bagi Penggugat tersebut apa; Pet“ñum/Tuntutan Dalam Permohonan Mengabulkan permohonan penundaan yang diajukan PENGGUGAT tersebut; Memerintahkan TERGUGAT untuk menunda daya berlakunya KTUN Objek Sengketa sampai dengan adanya Putusan Pengadilan berkuatan hukum tetap; Dalam Pokok Perkara Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya; Menyatakan batal atau tidak sah KTUN ……………copy dari objek sengketa/romawi I; Mewajibkan kepada Tergugat untuk mencabut KTUN …………… copy dari objek sengketa/romawi I; Mewajibkan kepada Tergugat untuk menerbitkan keputusan …. ; Mewajibkan kepada Tergugat untuk merehabilitasi hak dan kedudukan Penggugat seperti semula bila objek sengketa “Kepegawaian”; Menghukum Tergugat untuk membayar segala iaya yang timbul dalam perkara Jika Pengadilan/Majelis Hakim berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya ex aequo et bono. Hormat Kami, Penggugat/Kuasa Hukum Penggugat, Catatan Petitum Dalam Permohonan bila ada; Dalam Pokok Perkara, angka 4 dan 5 disesuaikan dengan objek sengketa; Kamu bisa unduh file contoh surat gugatan tersebut di link berikut 2. Contoh Surat Gugatan Cerai Berikut ini adalah contoh surat gugatan cerai Perihal Cerai GugatPurwakarta, …………………………Kepada Yang Terhormat,Ketua Pengadilan Agama PurwakartaDiJl. Ir. H. Juanda No. 03P u r w a k a r t a. Assalamu’alaikum wr. hormat, bersama ini saya Nama Binti Nama, umur … tahun, agama Islam, Pendidikan …, pekerjaan …, tempattinggal di Kampung …, Jalan…, Gang …, RT…. RW….,Kelurahan/Desa …, Kecamatan …, Kabupaten …, sebagai Penggugat; Hendak mengajukan Cerai Gugat terhadap suami saya bernamaNama Bin Nama, umur … tahun, agama Islam, Pendidikan …, pekerjaan …, tempattinggal di Kampung …, Jalan…, Gang …, RT…. RW….,Kelurahan/Desa …, Kecamatan …, Kabupaten …, sebagai Tergugat;Adapun alasan-alasan Penggugat dalam mengajukan Cerai Gugat adalahsebagai berikut1. Bahwa Penggugat saat ini bertempat tinggal di Kampung …, Jalan…, Gang …,RT…. RW…., Kelurahan/Desa …, Kecamatan …, Kabupaten …, sebagaimanaternyata dari Kartu Tanda Penduduk atas nama Penggugat dengan NIK……………………. tertanggal …………….. yang diterbitkan oleh Kepala DinasKependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten ………….;2. Bahwa pada tanggal ………………, Penggugat dengan Tergugat melangsungkanpernikahan di Wilayah Hukum Kecamatan …………, Kabupaten ……….sebagaimana ternyata dari Buku Kutipan Akta Nikah yang dikeluarkan olehPegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan ………, Kabupaten…….., Nomor ………. tertanggal …….;3. Bahwa setelah menikah Penggugat dengan Tergugat bertempat tinggal diKampung …, Jalan…, Gang …, RT…. RW…., Kelurahan/Desa …, Kecamatan …,Kabupaten …, dan telah bergaul baik selayaknya suami istri, dan dikaruniai …….orang anak bernama 1. ……………….. Tempat, Tanggal Lahir / umur;2. ………………. Tempat, Tanggal Lahir / umur; 4. Bahwa, rumah tangga Penggugat dan Tergugat awalnya bahagia dan sejahtera,namun sejak bulan ………. tahun ………. sering terjadi perselisihan danpertengkaran yang di sebabkan antara lain– ………………………;– ………………………;– ………………………;5. Bahwa puncak pertengkaran Penggugat dan Tergugat terjadi pada tanggal ……bulan ….. Tahun ….., yang akibatnya ……………………… sehingga antaraPenggugat dan Tergugat sudah pisah rumah dan sampai sekarang tidak pernahbersatu lagi;6. Bahwa dengan adanya kejadian tersebut Penggugat tetap bersabar, dan sudahdilakukan upaya musyawarah antara Penggugat dan Tergugat beserta keluargaPenggugat dan Tergugat, namun hasilnya tetap nihil dan Tergugat tidak maumerubah sikap. Oleh karena rumah tangga Penggugat dengan Tergugat sudahtidak ada ketentraman dan keharmonisan maka Penggugat mengambil sikapdan keputusan untuk bercerai dengan Tergugat, karena sudah tidak sangguplagi untuk tetap mempertahankan mahligai rumah tangga dengan Tergugat; 7. Bahwa tujuan perkawinan sebagaimana yang dikehendaki oleh Pasal 1 Undang-Undang Perkawinan Tahun 1974 dan Pasal 3 Kompilasi Hukum Islam yaitu untuk membentuk rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah Warohmah, tidakdapat diwujudkan, sehingga apabila tetap dipertahankan akan menimbulkankemadlorotan yang berkepanjangan, oleh karenanya lebih baik bercerai sajadengan Bahwa untuk memenuhi ketentuan Pasal 84 Undang-undang Nomor 7 Tahun1989 Tentang Peradilan Agama, Panitera Pengadilan Agama …………. patutdiperintahkan untuk mengirimkan salinan putusan ini setelah mempunyaikekuatan hukum yang tetap kepada Pegawai Pencatat Nikah Kantor UrusanAgama Kecamatan …………, Kabupaten …………… untuk dicatat dalam registeryang telah disediakan untuk itu;9. Bahwa Penggugat sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkaraini;Berdasarkan uraian tersebut diatas, Penggugat mohon kepada KetuaPengadilan Agama Purwakarta untuk memeriksa perkara ini, dan menjatuhkanputusan sebagai berikut PRIMAIR1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat;2. Menjatuhkan talak satu bain sugra dari Tergugat Nama Bin Nama terhadapPenggugat Nama Binti Nama; 3. Menetapkan biaya perkara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; SUBSIDAIR Jika Pengadilan Agama Purwakarta berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya Ex Aequo et Bono; Demikian atas terkabulnya gugatan ini, Penggugat menyampaikan terimakasih; Wassalamu’alaikum wr. Penggugat, Nama Binti Nama Kamu bisa unduh file contoh surat gugatan cerai di link berikut Akhir Kata Nah itulah 2 contoh surat gugatan pengadilan dan juga contoh surat gugatan cerai yang bisa kamu lihat. Kamu bisa gunakan contoh ini untuk buat surat gugatan sesuai dengan kebutuhan.
Contoh Surat GugatanBerikut adalah contoh Surat yang bisa digunakan untuk mengajukan Gugatan di Pengadilan Negeri yang termasuk adalah PerceraianPerbuatan Melawan HukumObjek Sengketa TanahWanprestasiHarta DOC CONTOH SURAT GUGATANContoh Surat PermohonanBerikut adalah contoh Surat yang bisa digunakan untuk mengajukan permohonan di Pengadilan Negeri yang termasuk adalah Pengangkatan AnakPermohonan Ganti NamaPerbaikan Kesalahan Dalam Akta KelahiranPermohonan Ijin NikahWali dan Ijin DOC CONTOH SURAT PERMOHONANKedua contoh surat di atas hanya sebagai acuan bagi pihak penggugat / pemohon dalam membuat Surat Gugatan / Permohonan yang sebenarnya. Silahkan melakukan perubahan pada bagian-bagian yang dirasa sesuai dengan tujuan PERMOHONAN / GUGATAN ada pertanyaan lebih lanjut, bisa menghubungi nomer telepon kami di 0361 811004, Whatsapp kami 0878-6060-3663, atau datang langsung ke PTSP Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Pengadilan Negeri Tabanan Kelas I B pada Hari & Jam Kerja.
Ilustrasi Contoh Surat Gugatan Cerai yang Baik dan Benar. Sumber ProductionsDalam mengurus perceraian, ada ketentuan yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah surat gugatan cerai. Contoh format surat gugatan cerai yang baik dan benar masih banyak dicari sebagai acuan dalam penyusunannya. Ketentuan mengenai perceraian di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Gugatan cerai bagi yang beragama Islam diajukan ke Pengadilan Agama. Bagi masyarakat non-Muslim bisa mengajukannya ke Pengadilan Negeri. Dalam artikel berikut ini kita akan menyimak contoh format surat gugatan cerai yang harus diperhatikan dalam penyusunannya. Ilustrasi Contoh Surat Gugatan Cerai yang Baik dan Benar. Sumber SternContoh Format Surat Gugatan CeraiBerikut ini adalah contoh format surat gugatan cerai yang baik dan benar menurut website Pengadilan Agama Jakarta Selatan Ketua Pengadilan Agama SetempatPerihal Gugatan PerceraianAssalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,Yang Bertanda tangan di bawah iniSelanjutnya disebut sebagai Penggugat;Dengan ini mengajukan gugatan perceraian terhadapSelanjutnya disebut sebagai TergugatAdapun gugatan ini Penggugat ajukan berdasarkan hal-hal sebagai berikutDiisi dengan tanggal pernikahan, tempat pernikahan, nomor akta, kronologi alasan pengajuan cerai, dalil yang mendasari.Berdasarkan dalil dan alasan-alasan tersebut di atas, maka dengan ini Penggugat memohon kepada Ketua Pengadilan Agama nama tempat cq. Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk dapat menentukan hari persidangan kemudian memanggil Penggugat dan Tergugat untuk diperiksa dan diadili, selanjutnya memberikan putusan yang amarnya sebagai berikutMengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnyaMenjatuhkan talak satu ba'in sughraa tergugat ...bin... Terhadap Penggugat ...binti....Memerintahkan panitera Pengadilan Agama nama tempat untuk mengirimkan salinan putusan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap kepada Kantor Urusan Agama di tempat tinggal Penggungat dan Tergugat dan Kantor Urusan Agama tempat perkawinan Penggugat dan Tergugat untuk dicatat dalam register yang tersedia untuk itu;Menetapkan Penggugat sebagai pemegang hak hadhanah pemeliharaan atas anak Penggugat dan Tergugat yang bernama..... laki-laki/perempuan, lahir di...... tanggal..... dan.... laki-laki/perempuan, lahir di............... tanggal..........;Membebankan biaya perkara sesuai hukum;Atau apabila Pengadilan Agama berpedapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya ex aequo et bono;Demikianlah gugatan ini diajukan, atas perhatian dan dikabulkannya gugatan ini kami ucapkan terima Wrahmatullahi Contoh Surat Gugatan Cerai yang Baik dan Benar. Sumber Itulah contoh format surat gugatan cerai yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam menyusun surat gugatan cerai. Untuk informasi selanjutnya mengenai tata cara dan panduan mengajukan gugatan cerai serta syarat dokumen, anda dapat mengunjungi website Pengadilan Agama tempat anda berdomisili. Semoga bermanfaat. IND
Percekcokan atau perselisihan di dalam rumah tangga adalah hal yang lumrah dan sering terjadi; Berbagai hal komplek yang menyebabkan terjadi cekcok rumah tangga seperti masalah perselingkuhan, ekonomi, anak dan sebagainya; Surat Gugatan Cerai Di Pengadilan Negeri; Namun jika perselisihan atau percekcokan rumah tangga tidak dapat diselesaikan dengan kepala dingin akan menyebabkan pertengkaran hebat bahkan perceraian; Untuk mengajukan permohonan perceraian bagi yang beragama islam dapat diajukan ke Pengadilan Agama sedangkan khusus Non Muslim dapat diajukan di Pengadilan Negeri tempat berdomisili; Syarat-Syarat mengajukan Gugatan perceraian di Pengadilan Negeri Apapun persyaratan yang harus dipenuhi yaitu bukti surat yang telah difotokopi dan ditempeli materai serta dicap pos yaitu Fotokopi KTP Fotokopi Kartu Keluarga Fotokopi Kutipan Akta Nikah Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran Anak bagi yang punya anak Selain persyaratan diatas, Penggugat juga harus menyiapkan mininal 2 dua orang saksi yang memang betul- betul mengetahui perihal perceraian tersebut; Namun sebelum itu terlebih dahulu Penggugat harus membuat Surat Gugatan Cerai yang ditujukan ke Ketua Pengadilan Negeri setempat; Cara Membuat Surat Gugatan Perceraian di Pengadilan Negeri Di dalam Surat Gugatan Cerai di Pengadilan Negeri terdapat beberapa bagian surat yaitu 1. Tanggal Surat Tanggal Surat berisi mengenai tempat, tanggal bulan dan tahun dibuatnya Surat Gugatan; 2. Tujuan Surat 3. Perihal Surat Perihal surat berisi mengenai tentang apa yang menjadi tujuan dari Gugatan tersebut; 4. Identitas Para Pihak 4. Posita Posita berisikan tentang dasar-dasar atau alasan-alasan Penggugat untuk mengajukan gugatan cerai seperti kapan Penggugat menikah dengan Tergugat, anak hasil dari perkawinan, alasan ribut, dan sebagainya; 5. Petitum Petitum merupakan hal yang ingin dimohonkan oleh Penggugat agar Gugatannya dikabulkan oleh Hakim sesuai dengan gugatannya; 6. Tanda Tangan Penggugat Berikut Contoh Surat Gugatan Cerai di Pengadilan Negeri Contoh Surat Gugatan Cerai Di Pengadilan Negeri Tanggal.........., Bulan ................20....Tahun Kepada Yth, Ketua Pengadilan Negeri ..................................... di – ................................ Perihal Gugatan Perceraian. Saya yang bertanda tangan di bawah ini ................................ Tempat / tanggal lahir, ....................., ............................., jenis kelamin Perempuan, kebangsaan Indonesia, agama..................., pekerjaan........., tempat tinggal di ........................................, selanjutnya sebagai PENGGUGAT; Dengan ini mengajukan Gugatan Perceraian terhadap ........................... Tempat/tanggal lahir ...............,..................., jenis kelamin Laki-laki, Kebangaan Indonesia, pekerjaan.................., bertempat tinggal di ..................., selanjutnya disebut TERGUGAT; Adapun duduk perkaranya adalah sebagai berikut Bahwa Penggugat ............. dengan Tergugat, ............ tanggal ...................telah melangsungkan perkawinan secara sah di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten .............di...................sebagaimana tercatat dalam Akta perkawinan Nomor ...........................; Bahwa dari Perkawinan tersebut, Penggugat dengan Tergugat telah dikaruniai .......... orang Anak yang bernama ........................ Bahwa oleh karena Penggugat dengan Tergugat setelah sebagai suami isteri belum memiliki Rumah Tempat tinggal sendiri, maka tinggal dirumah orang tua Penggugat; Bahwa ..............................sebutkan alasan percekcokan; Bahwa berdasarkan seluruh uraian tersebut di atas, cukuplah sudah Penggugat mengajukan gugatan perceraian terhadap Tergugat karena telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam undang undang tahun 1974 pasal 39 ayat 2 yaitu untuk melakukan perceraian harus ada cukup alasan bahwa suami isteri itu tidak akan hidup rukun kembali sebagai suami isteri, dan Peraturan Pemerintah tahun 1975 pasal 19 huruf F yaitu antara Suami isteri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun kembali dalam rumah tangga ; Bahwa berdasarkan ketentuan pasal 35 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo. Peraturan Presiden RI Nomor 25 Tahun 2008 pasal 75 ayat 1 dan ayat 4 tentang Persyaratan dan Tata cara Pendaftraran Penduduk dan Pencatatan Sipil, maka mohon kepada Ketua Pengadilan Negeri ..............c/q Majelis Hakim yang mengadili dan menyidangkan perkara ini untuk memerintahkan Panitera Pengadilan Negeri atau Pejabat Pengadilan Negeri .....................yang ditunjuk untuk mengirimkan satu helai salinan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, tanpa bermaterai kepada Pegawai Pencatat ditempat perceraian berlangsung dan dimana Perkawinan itu terjadi; Berdasarkan hal -hal tersebut di atas Penggugat mohon kepada Pengadilan Negeri ........................berkenan memeriksa gugatan ini dengan memanggil Penggugat dan Tergugat dipersidangan yang ditentukan, selanjutnya setelah memeriksa bukti -bukti dan saksi saksi yang Penggugat ajukan berkenan pula memberikan putusan yang amarnya sebagai berikut Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya Menyatakan bahwa perkawinan antara Penggugat ................... dengan Tergugat, ................... yang dilangsungkan di .............., tanggal ................., sebagaimana tercatat dalam Akta Perkawinan Nomor ...........................putus karena perceraian dengan segala akibat hukumnya; Menetapkan bahwa Penggugat adalah sebagai wali Ibu dari anak satu-satunya yang masih di bawah umur dan berhak memelihara, mengasuh, mendidik serta merawat anak hasil perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat, yaitu ................., jenis kelamin ..............lahir di ..........tanggal ............., Jenis Kelamin ............,sampai anak tersebut berumur dewasa dan dapat menentukan pilihannya sendiri; Menyatakan Tergugat untuk memberi nafkah / biaya hidup, biaya pendidikan, perawatan sehari hari kepada anak tersebut, sebesar Rp.............,-...........rupiah, sampai anak tersebut berumur dewasa dan dapat menentukan pilihannya sendiri; Memerintahkan kepada Panitera Pengadilan Negeri ............. untuk segera setelah putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap mengirimkan 1 satu Eksemplar salinan putusan ini kepada Pegawai Kantor Catatan Sipil Kabupaten ......... di .............., agar Pegawai Kantor Catatan Sipil tersebut mencatat tentang perceraian dimaksud dalam Buku Register yang diperuntukkan untuk itu bagi Warganegara Indonesia dalam tahun yang sedang berjalan dan sekaligus dapat menerbitkan Akte Perceraian dimaksud; Membebankan biaya perkara ini kepada Tergugat; Demikianlah atas terkabulnya gugatan Penggugat ini diucapkan terima kasih; Hormat Penggugat, Materai nama Penggugat Demikian contoh surat gugatan cerai di Pengadilan Negeri, semoga bermanfaat;
FORMAT SURAT GUGATAN CERAI Diketik ulang rangkap 7 Tidak boleh ada . . . . . . . Depok, ........................................ Hal Gugatan Cerai Kepada Yth. Ketua Pengadilan Agama Kelas IB Depok Assalamu'alaikum wr. wb. Kami yang bertanda tangan di bawah ini Nama ...................................................................................................... Umur ...................................................................................................... Pekerjaan ...................................................................................................... Tempat kediaman di ...................................................................................................... ...................................................................................................... ...................................................................................................... Selanjutnya si sebut sebagai Penggugat Dengan hormat, Penggugat mengajukan permohonan cerai talak berlawanan dengan Nama ...................................................................................................... Umur ...................................................................................................... Agama ...................................................................................................... Pekerjaan ...................................................................................................... Tempat kediaman di ...................................................................................................... ...................................................................................................... Selanjutnya sebagai Tergugat; Adapun alasan/dalil - dalil permohonan Penggugat sebagai berikut 1. Bahwa Penggugat dengan Tergugat adalah suami istri yang melangsungkan pernikahan pada tanggal ......................................, dan dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan .................................. sesuai Kutipan Akta Nikah Nomor ............................................ tanggal .................................................... 2. Bahwa, sesaat setelah akad nikah Tergugat mengucapkan sighat taklik talak talak bersyarat terhadap Penggugat yang bunyinya sebagaimana tercantum di dalam Buku Kutipan Akta Nikah tersebut ; 3. Bahwa setelah pernikahan tersebut Penggugat dengan Tergugat bertempat tinggal di ………………………………………………… kemudian pindah di ………………………………………………………………….. selama ….tahun … bulan dan selama pernikahan tersebut Penggugat dengan Tergugat telah rukun baik sebagaimana layaknya suami istri dan telah di karena ....... anak masing masing bernama a ............................................................... lahir tanggal ...................................................... b ............................................................... lahir tanggal ...................................................... c ............................................................... lahir tanggal ...................................................... d ............................................................... lahir tanggal ...................................................... Ke .... anak tersebut dalam asuhan ................................................................................ 4. Bahwa pada mulanya rumah tangga Penggugat dan Tergugat dalam keadaan rukun namun sejak bulan .................... tahun .................. ketentraman rumah tangga Penggugat dengan Tergugat mulai goyah, yaitu antara Penggugat dengan Tergugat sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang penyebabnya antara lain Lihat contoh alasan dibawah pilih salah satu 5. Bahwa Perselisihan dan pertengkaran itu berkelanjutan terus-menerus sehingga akhirnya sejak tanggal ……… bulan …………. Tahun ………….. hingga sekarang selama kurang lebih ……….. tahun ……… bulan, Penggugat dan Tergugat telah berpisah tempat tinggal/berpisah ranjang karena Penggugat/Tergugat* telah pergi meninggalkan tempat kediaman bersama, yang mana dalam pisah rumah tersebut saat ini Penggugat bertempat tinggal di …………………………………. dan Tergugat bertempat tinggal di ………………………………….. dan selama itu sudah tidak ada hubungan lagi; 6. Bahwa adanya perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus tersebut mengakibatkan rumah tangga Penggugat dan Tergugat tidak ada kebahagiaan lahir dan batin dan tidak ada harapan untuk kembali membina rumah tangga; 7. Bahwa pihak keluarga sudah berusaha mendamaikan Penggugat dan Tergugat namun tidak berhasil. 8. Bahwa atas dasar uraian diatas gugatan Penggugat telah memenuhi alasan perceraian sebagaimana diatur dalam Undang- Undang tahun 1974 Jo. Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1975 pasal 19 Jo. Kompilasi Hukum Islam pasal 116 9. Bahwa Penggugat sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkara ini. Berdasarkan alasan/dalil-dalil diatas, Penggugat mohon agar Ketua Pengadilan Agama Kelas IB Depok segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya sebagai berikut PRIMAIR PRIMAIR 1. Mengabulkan gugatan Penggugat; 2. Menceraikan perkawinan Penggugat ……………………………. dengan ……………………………………………; 3. Membebankan biaya perkara menurut Hukum; SUBSIDAIR Atau menjatuhkan putusan lain yang seadil-adilnya; Demikian atas terkabulnya gugatan ini, Penggugat menyampaikan terima kasih. Wassalamu'alaikum wr. wb. Hormat Penggugat, …………………………………………. Tergugat Jika anak dimintakan hak asuh maka tambahkan ini pada angka 8 selanjutnya mengikuti nomor kelanjutannya 9. Bahwa anak-anak Penggugat dan Tergugat selama ini tinggal bersama Penggugat/Tergugat*, karena itu untuk kepentingan anak-anak itu sendiri dan rasa kasih sayang Penggugat terhadap mereka, maka Penggugat mohon agar anak-anak tersebut ditetapkan dalam pengasuhan dan pemeliharaan Penggugat. Contoh contoh alasan pilih salah satu yang mudah untuk di buktikan Tergugat tidak dapat memberi nafkah secara layak kepada Penggugat karena Tergugat tidak mau / malas / jarang bekerja dan bekerja hanya untuk dirinya sendiri tanpa memperhatikan Penggugat dan rumah tangga bersama dan ia tidak mempunyai penghasilan tetap dan hanya dapat memberikan penghasilan setiap harinya / minggunya / bulannya sebesar Rp. .... ,- sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga bersama karena bagi Penggugat minimal kebutuhan setiap hari / minggu / bulan sebesar Rp. ..... ,- ; Tergugat tidak pernah memberi nafkah wajib kepada Penggugat karena Tergugat tidak mau bekerja sehingga ia sama sekali tidak dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga bersama dan untuk memenuhinya terpaksa Penggugat bekerja sendiri dan juga masih ditanggung sepenuhnya oleh orangtua Penggugat; Tergugat bermain cinta dengan perempuan lain bernama ..., yakni ia telah hidup kumpul serumah dengan perempuan tersebut di .. / antara ia dengan perempuan tersebut saling berkirim surat cinta / antara ia dengan perempuan tersebut saling berjalan bersama; Tergugat sering meninggalkan rumah kediaman bersama tanpa tujuan dan/atau tanpa alasan yang sah dan pulangnya sering larut malam bahkan sampai pagi atau .... hari, ternyata ia pulang kerumah orangtuanya karena tidak betah tinggal di rumah kediaman bersama / ia bermain judi kartu dengan teman-temannya / apabila ditanya darimana saja ia selama itu, ia hanya menjawab dari main ke rumah teman / bahwa itu bukan urusan Penggugat; Tergugat tidak betah tinggal di rumah orangtua Penggugat dengan alasan jauh dari tempat kerjanya / tanpa alasan yang jelas dan sah sedangkan Penggugat juga tidak betah tinggal di rumah orangtua Tergugat karena Penggugat harus merawat dan mengurus orangtua Penggugat dan pula rumah Tergugat sepi dari segala hal yang menyangkut kebutuhan rumah tangganya; Tergugat sering minum-minuman keras bahkan sampai sering mabuk dan hal tersebut jelas terlihat sewaktu ia pulang entah darimana, dimana jalannya sempoyongan dan dari mulutnya menyengat bau alkhohol; Tergugat sering cemburu buta, yakni ia menuduh Penggugat ada hubungan dengan laki-laki lain tanpa bukti dan/atau alasan yang sah; Tergugat sering berhutang kepada orang lain tanpa bermusyawarah dan/atau tanpa sepengetahuan Penggugat, yang penggunaan uangnya tidak untuk kepentingan rumah tangga bersama dan bahkan Penggugatlah yang kemudian membayar hutang-hutang Tergugat tersebut karena Tergugat menyuruh orang-orang yang memberi hutang kepada Tergugat itu untuk menagihnya kepada Penggugat; Tergugat sama sekali tidak mau memperhatikan Penggugat beserta anaknya, yakni ia lebih mementingkan diri sendiri daripada kepentingan Penggugat dan anaknya seperti dalam hal membeli pakaian, membeli alat-alat kecantikan sebagaimana layaknya isteri atau juga membeli perabot rumah tangga yang memang termasuk dalam kebutuhan primer; Tergugat melakukan tindak pidana pembunuhan/pencurian/perampokan/pemerkosaan lebih kurang bulan ...... tahun ..... berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri ......, Tergugat dihukum pernjara selama .... tahun / saat ini dalam proses pihak berwajib, sehingga Tergugat selama menjalani hukuman, tidak bisa menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami, dan atas tindakan Tergugat tersebut menimbulkan aib pada keluarga yang akan berdampak psikologis kepada Penggugat atau anak penggugat. Selama Tergugat menjalani hukuman Penggugat bekerja keras sendiri memenuhi kebutuhan rumah tangganya sehingga Penggugat merasa keberatan dan tertekan atas keadaan tersebut; Tergugat pada bulan....... tahun ....... melakukan penganiayaan yang berat kepada Penggugat, yakni menempeleng Penggugat sampai pingsan/memar, melakukan penganiayaan dengan senjata tajam, memukul Penggugat dengan benda-benda keras sehingga Penggugat mengalami cidera berat dan harus dirawat dirumah sakit hingga beberapa hari. Karena kejadian tersebut, Penggugat merasakan trauma yang hebat, dan selalu ketakutan apabila bertemu dengan Tergugat, oleh karena keselamatan jiwa Peggugat yang terancam, maka Penggugat tidak sanggup lagi melanjutkan rumah tangga dengan Tergugat, dengan demikian perlakuan Tergugat tersebut telah melanggar janji ta'lik talak yang diucapkan sesudah akad nikah, untuk itu Penggugat merasa keberatan tidak rela dan bersedia membayar iwadl pengganti; Tergugat sejak bulan ...... tahun ..... mengalami kecelakaan/menderita lumpuh akibat strok/impoten lemah syahwat yang sampai sekarang berlangsung ....tahun .....bulan, meskipun Tergugat telah berobat baik secara medis maupun non medis Tergugat belum menunjukkan tanda-tanda kesembuhan, sehingga selama itu Tergugat tidak mampu menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami/ tidak dapat member nafkah lahir maupun bathin kepada Penggugat sehingga Penggugat mengalami penderitaan yang cukup berat oleh karena itu Peggugat tidak sanggup melanjutkan rumah tangga dengan Tergugat FORMAT SURAT GUGATAN CERAI DAN PERMOHONAN PRODEO Kepada Yth. Ketua Pengadilan Agama ..................... Di tempat Assalamualaikum wr. wb. Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama ..................................................binti/bin.......................................................... Umur ................... tahun Agama Islam Pendidikan ..................................... Pekerjaan ..................................... Tempat tinggal ............................................................................RT/RW.......................................... Desa/Kelurahan..........................................Kecamatan................................... Kabupaten................................................; selanjutnya disebut Penggugat, mengajukan gugatan cerai terhadap suami penggugat, Nama ..............................................binti/bin............................................... Umur .......................................... tahun Agama Islam Pendidikan ................................................ Pekerjaan ................................................ Tempat tinggal ............................................................................RT/RW.......................................... Desa/Kelurahan..........................................Kecamatan................................... Kabupaten................................................; Selanjutnya disebut Tergugat. TENTANG PERMASALAHANNYA 1. Bahwa Penggugat telah melangsungkan pernikahan dengan Tergugat pada tanggal ………………………… di hadapan pejabat PPN KUA Kecamatan ……………..…………… dengan Kutipan Akta Nikah/Duplikat* No. ………………………. tanggal …………………………. 2. Bahwa setelah menikah Penggugat dan Tergugat hidup rukun sebagaimana layaknya suami isteri dengan baik, telah/belum* berhubungan badan dan keduanya bertempat tinggal bersama semula di ………………………………………….. dan terakhir di ……………………………….. selama ………………………….. bulan/tahun. 3. Bahwa dari pernikahan tersebut telah dikaruniai anak …………………. orang yang masing-masing bernama a ………………………………....………, lahir tanggal ………………………….……. b …………………………………..…….., lahir tanggal ………………….……………. c ……………………………………….…., lahir tanggal ……………….………………. 4. Bahwa kehidupan rumah tangga Penggugat dan Tergugat mulai goyah dan terjadi perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus yang sulit diatasi sejak tanggal …………….. bulan ……………. Tahun …….…. sampai dengan ……………….…………… 5. Bahwa perselisihan dan pertengkaran antara Penggugat dan Tergugat semakin tajam dan memuncak terjadi pada tanggal ………….. bulan …………. tahun …………… 6. Bahwa sebab-sebab terjadinya perselisihan dan pertengkaran tersebut karena Lihat alasan alasan pilih salah satu 7. Bahwa akibat dari perselisihan dan pertengkaran tersebut, akhirnya sejak tanggal ……… bulan…………. tahun………….. hingga sekarang selama kurang lebih ………..tahun ……… bulan, Penggugat dan Tergugat telah berpisah tempat tinggal/berpisah ranjang karena Penggugat/Tergugat* telah pergi meninggalkan tempat kediaman bersama, yang mana dalam pisah rumah tersebut saat ini Penggugat bertempat tinggal di …………………………………. dan Tergugat bertempat tinggal di ………………………………….. 8. Bahwa sejak berpisah Penggugat dan Tergugat selama …………… tahun …………… Bulan, maka hak dan kewajiban suami istri tidak terlaksana sebagaimana mestinya karena sejak itu Tergugat tidak lagi melaksanakan kewajibannya sebagai suami terhadap Penggugat. 9. Bahwa Penggugat telah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan jalan/cara bermusyawarah atau berbicara dengan Tergugat secara baik-baik tetapi tidak berhasil. 10. Bahwa dengan sebab-sebab tersebut di atas, maka Penggugat merasa rumah tangga antara Penggugat dan Tergugat tidak bisa dipertahankan lagi, karena perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus yang berkepanjangan dan sulit diatasi dan tidak ada harapan untuk hidup rukun lagi, maka Penggugat berkesimpulan lebih baik bercerai dengan Tergugat. 11. Bahwa anak-anak Penggugat dan Tergugat selama ini tinggal bersama Penggugat/Tergugat*, karena itu untuk kepentingan anak-anak itu sendiri dan rasa kasih sayang Penggugat terhadap mereka, maka Penggugat mohon agar anak-anak tersebut ditetapkan dalam pengasuhan dan pemeliharaan Penggugat. 12. Bahwa pemohon adalah orang yang tidak mampu sesuai dengan Surat Keterangan Tidak Mampu nomor .................. yang dikeluarkan oleh Kelurahan/ Desa ...........................Kecamatan ........................ Kabupaten.............. Propinsi................. Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, Penggugat mohon kepada Majelis hakim untuk menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi sebagai berikut Primer 1. Mengabulkan gugatan Penggugat seluruhnya. 2. Mengijinkan Penggugat untuk berperkara secara Cuma-Cuma 3. Menjatuhkan talak satu ba’in sughra Tergugat, ………………….. bin ………………., terhadap Penggugat, …………………. binti ………………. 4. Menetapkan anak-anak Penggugat dan Tergugat yang masing-masing bernama ……………………….. lahir tanggal ……………………….. dan ……………………. lahir tanggal ………………………………. Berada dalam pengasuhan dan pemeliharaan Penggugat. 5. Menghukum Tergugat untuk menyerahkan pengasuhan dan pemeliharaan anak-anak tersebut kepada Penggugat. 6. Menetapkan biaya perkara dibebankan kepada negara Subsider Dan atau jika pengadilan berpendapat lain, mohon putusan seadil-adilnya ex aequo et bono. Demikian gugatan ini diajukan, selanjutnya Penggugat mengucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Hormat Penggugat, ……………………….. Catatan Diketik ulang tidak boleh dengan . . . *pilih salah satu PETUNJUK PENGISIAN SURAT GUGATAN CERAI DAN PERMOHONAN PRODEO TENTANG DATA PENGGUGAT DAN TERGUGAT 1. Isilah Nama Lengkap anda Penggugat dan suami Tergugat termasuk gelar dan nama orang tua anda sesuai dengan dokumen terakhir. Contoh Ir. Nurlaila Binti H. Hasan Penggugat dan Amir Bin Sutomo Tergugat. Jika nama anda tertulis berbeda di dokumen, maka tuliskan nama tersebut dengan alias. Contoh Ir. Nurlaila Binti H. Hasan alias Ir. Nur Laela Binti H. Hasan 2. Isilah usia anda saat mengajukan gugatan cerai. 3. Isilah agama anda. 4. Isilah pendidikan terakhir anda. 5. Isilah nama pekerjaan anda saat ini. 6. Isilah alamat lengkap tempat tinggal anda sesuai dengan alamat anda tinggal saat ini lengkap dengan nomor rumah, RT, RW, desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten atau kota. 7. Apabila anda tidak mengetahui alamat suami saat ini, maka isilah alamat Suami dengan menggunakan alamat terakhir yang anda ketahui, lalu berikan keterangan bahwa anda tidak mengetahui di mana tempat tinggal suami saat ini alamat tidak diketahui baik di dalam ataupun di luar Indonesia. TENTANG PERMASALAHANNYA 1. Tulislah tanggal terjadinya akad nikah, KUA yang mencatatkan akad nikah, No. Kutipan Akta Nikah dan tanggal dikeluarkan Akta Nikah. 2. Tuliskan alamat tempat tinggal pertama saat menikah dan alamat tempat tinggal selanjutnya saat hidup bersama suami dan terakhir sebutkan berapa lama anda tinggal bersama dengan suami. 3. Apabila dalam pernikahan anda ada anak-anak, sebutkan jumlah anak, nama masing-masing anak dan tanggal lahir mereka sesuai dengan akta atau surat keterangan lahir. 4. Sebutkan awal terjadinya pertengkaran atau ketidakcocokan dengan suami. 5. Sebutkan kapan pertengkaran semakin memuncak. 6. Sebutkan alasan-alasan atau penyebab terjadinya pertengkaran antara anda dan suami. 7. Sebutkan kapan pertengkaran terakhir terjadi sehingga terjadi pisah ranjang atau pisah rumah dan sebutkan alamat tinggal setelah pisah ranjang atau rumah. 8. Sebutkan berapa lama perpisahan antara anda dan suami terjadi. 9. Tuliskan jika ada upaya perdamaian dengan suami. 10. Tuliskan bahwa akibat pertengkaran yang terus menerus tersebut sudah tidak ada lagi harapan untuk hidup rukun sebagai suami istri. 11. Tuliskan bahwa anda menginginkan anak-anak anda berada dalam pengasuhan anda, jika anda menuntutnya. 12. Tuliskan poin ini jika anda menginginkan beperkara secara prodeo Cuma-Cuma ISI TUNTUTAN PUTUSAN/PENETAPAN Lihatlah contoh isi tuntutan primer dan subsider lampiran 1 & 2 Poin no 2 dan 6 dituliskan jika anda menginginkan beperkara secara prodeo Cuma-Cuma. TANDA TANGAN Buatlah Gugatan rangkap 7 lima dan semuanya dibubuhi tanda tangan asli bukan fotokopi. Tuliskan juga nama jelas anda di bawah tanda tangan tersebut. FORMAT SURAT KUASA INSIDENTIL SURAT KUASA INSIDENTIL Yang bertanda tangan di bawah ini Nama …………………………………… diisi nama pihak/ orang yang memberi kuasa Kewarganegaraan Indonesia Pekerjaan ……………………………………. Alamat Jalan ……………………. Nomor ……… RT ……… RW ……… Desa/ Kelurahan …………… Kecamatan ……………. Kabupaten…………… Dengan ini memberi Kuasa Insidentil kepada Nama …………………………………… diisi nama pihak/ orang yang memberi kuasa Kewarganegaraan Indonesia Pekerjaan ……………………………………. Alamat Jalan ……………………. Nomor ……… RT ……… RW ……… Desa/ Kelurahan …………… Kecamatan ……………. Kabupaten…………… Khusus untuk hal-hal sebagai berikut 1. Mendampingi dan atau mewakili serta membela hak dan kepentingan hukum pemberi kuasa selaku Penggugat/ Pemohon di Pengadilan Agama …………...............……. atas perkara …………….........…, perkara mana telah terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Agama ……....………. Tanggal.…bulan…... Tahun..….., dengan Register Perkara Nomor…….. 2. Menerima, membuat dan menandatangani serta mengajukan surat-surat, saksi-saksi, permohonan-permohonan, memberikan keterangan, bantahan-bantahan, mengadakan perdamaian, dan dapat mengambil segala sikap atau tindakan-tindakan yang dianggap penting dan perlu, serta berguna sepanjang menyangkut hak dan kepentingan pemberi kuasa dalam perkara tersebut di atas; 3. Menghadap/ menghadiri persidangan-persidangan di Pengadilan Agama …………, dalam upaya membela dan memperjuangkan hak dan kepentingan hukum pemberi kuasa dalam perkara tersebut di atas; 4. Mengambil dan atau menerima surat-surat/ salinan-salinan/ akta-akta yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama ……….. setelah selesainya pemeriksaan perkara tersebut; Demikian Surat Kuasa Insidentil ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. …………….kota/ kabupaten, …….. 201.. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Materia Rp ……………………….. ttd ……………………….
SELAMAT DATANG DI PENGADILAN AGAMA NEGARA-BALI Thursday, 15 June 2023 Format Permohonan/Gugatan FORMAT PERMOHONAN/ GUGATAN NO. CONTOH FORMAT PERMOHONAN/GUGATAN DOWNLOAD 1. Cerai Gugat Download 2. Cerai Talak Download 3. Format Dispensasi Nikah Anak Laki-Laki Download 4. Format Dispensasi Nikah Anak Perempuan Download 5. Format Isbat Nikah Volunteer Download 6. Format Permohonan Waris Download 7. Format Hak Asuh Anak Download 8. Format Cerai Gugat Prodeo Download 9. Format Pengangkatan Anak Download 10. Format Permohonan Asal Usul Anak Download 11. Format Permohonan Wali Adhal Download 12. Format Cerai Talak Prodeo Download "K E R E N" "Kreatif Efektif Responsif Energik Netral" "No Korupsi, No Gratifikasi"
format surat gugatan cerai pengadilan negeri