Lalumereka melempari Paulus u dengan batu 4 dan menyeretnya ke luar kota, karena mereka menyangka, bahwa ia telah mati. 14:20 Akan tetapi ketika murid-murid v itu berdiri mengelilingi dia, bangkitlah ia lalu masuk ke dalam kota. Keesokan harinya berangkatlah ia bersama-sama dengan Barnabas ke Derbe. Kembali ke Antiokhia "di seluruh Yudea dan Samaria" (pasal 8-12}}; Kis 8:1--12:25), dan "sampai ke ujung bumi" (pasal 13-28; Kis 13:1--28:31). Kisah Para Rasul mengisahkan perpaduan tindakan ilahi dengan tindakan manusia. Seluruh gereja, bukan hanya para rasul, ikut "menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil" . KR 90.1. Dan bila murid-murid-Nya telah diusir dari Yerusalem, beberapa orang mendapatkan tempat berlindung yang aman di Samaria. Orangorang Samaria ini menyambut pesuruh-pesuruh Injil ini, dan orang-orang Yahudi yang bertobat mengumpulkan penuaian yang berharga dari antara mereka walaupun telah menjadi musuh mereka yang paling jahat. KR 90.2. KisahPara Rasul 11. Petrus Mempertanggungjawabkan Permandian Kornelius kepada Jemaah di Yerusalem. 11. 1 Rasul-rasul dan saudara-saudara yang ada di seluruh Yudea mendengar bahwa orang-orang yang tidak termasuk bani Israil sudah menerima firman Allah. 2 Ketika Petrus tiba di Yerusalem, Dalammasa-masa menjelang perayaan Pentakosta marilah kita meneladani para murid Yesus dengan bertekun dan bersekutu dalam doa. Berdoa dan juga bekerja. Seperti para murid yang menanti janji Tuhan. Gereja juga sedang dalam masa penantian. Kita sedang menantikan Kristus yang akan datang kembali pada kali yang kedua. Kisah Para Rasul 1:1-14 TB Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. . Ayat Alkitab Kisah Para Rasul 112-14Judul Renungan; Mereka Bertekun Berdoa BersamaKisah Para Rasul 112-14 TB Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem. Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara misi Allah ada di dalam hati kita, inilah yang harus benar-benar kita lakukan, yaitu bertekun dalam doa. Baik itu doa pribadi, mau pun doa yang dilakukan dalam komunitas, doa-doa yang berpusat pada pekerjaan Allah, pada Injil, pada kasih karunia bagi jiwa Anda dan saya dan bagi jiwa orang-orang yang sedang dilayani. Bahwa tujuan dari persekutuan ini adalah kesatuan hati yang berpusat pada kebesaran dan kemuliaan Allah yang ada di dalam Kristus. Para murid menantikan janji Kristus, menantikan kedatangan penyertaan-Nya untuk kehidupan yang lebih bermakna. Di dalam kuasa dan kebesaran penyertaan Kristus, inilah yang sebaiknya ada pada kita ketika kita telah menyadari bahwa hidup kita di dalam Kristus, telah menjadi hamba dengan Anda dan saya hari ini, kita telah dibebaskan dari hukuman dosa, kita bukan lagi hamba dosa, kita bukan lagi budak dari dosa. Kita adalah hamba Kristus yang menaruh harapan kita pada kasih Kristus, kita percaya pada perintah Kristus, kita terus hidup dan rindu untuk berjalan di dalam kehendak Yesus. Kita mematikan dosa yang ada di dalam diri untuk melakukan apa yang Kristus inginkan. Semua yang baik, benar dan memberikan harapan baru dalam kehidupan ini, merupakan kasih karunia yang melimpah-limpah berasal dari Tuhan saja. Bersama-sama orang-orang sehati, untuk berdoa, untuk membawa setiap pergumulan di hadapan Allah, ini adalah doa penyerahan diri kepada Dia. Bahwa Allah berkuasa untuk menyertai kita di dalam visi-Nya yang bersifat dan bernilai kekal. Yesus sendiri berjanji bahwa kepada-Nya telah diberikan kuasa, kuasa penyertaan Allah hanya kita dapatkan melalui Roh Kudus yang ada di dalam kita, ketika Anda dan saya percaya kepada Kristus di dalam kita Roh Kudus berdiam Kudus yang menginsapkan kita dari dosa, Roh Kudus yang membuat kita bertobat, Roh Kudus yang membawa kita untuk selalu percaya kepada Yesus. Roh Kudus, merupakan Pribadi Allah yang lemah lembut, yang selalu menyertai kita, Dialah yang Yesus janjikan tentang damai sejahtera yang akan diperoleh ketika hidup kita tertuju pada Allah untuk mengenal Dia dan melayani Dia. Di dalam persekutuan yang saling mengasihi satu sama hati inilah yang membawa kita untuk dapat bersama-sama berdoa, bagi kemajuan Injil. Bahwa melalui kita, melalui para utusan, melalui setiap orang yang Allah karuniakan sebagai bagian dari tubuh Kristus, kita dapat bersama-sama melayani. Pelayanan yang bukan lagi tentang saya, melainkan tentang Kristus, tentang kasih-Nya, tentang salib-Nya tentang menantikan kuasa-Nya Kristus pertama-tama mengubahkan Anda dan saya, untuk memiliki watak yang baru, untuk tidak lagi hidup berdasarkan perasaan. Malainkan berdasarkan firman Tuhan, berdasarkan Injil kasih karunia Allah. Ketika Anda dan saya diubahkan seperti para murid, kita melakukan pelayanan dengan benar, kita menyadari setiap pelayanan yang diberikan, diawali dengan doa. Ketika kita berdoa kita sadar bahwa pekerjaan pemberitaan Injil bukan lagi tentang kita, melainkan tentang Yesus, tentang Dia yang harus diberitakan dan tentang yang telah disalibkan, menerima dosa dan kutuk hukuman dosa kita, Yesus yang telah hidup sebagai seseorang yang sempurna benar. dijadikan terkutuk, dijadikan dosa, agar kita yang binasa diselamatkan. Ketika kita percaya, ketika kita menjadi murid Yesus, belajar kepada Yesus, bersekutu dengan Yesus, terus hidup merindukan Dia di dalam keseharian kita. Yesus inilah yang menyatukan kita dengan sesama kita, hubungan dipulihkan sehingga bersatu hati berdoa. Untuk kemajuan pemberitaan melalui renungan ini, Anda dapat melihat dan merenungkan bagaimana Injil masuk ke dalam setiap cara berpikir seseorang. Ia melihat Yesus yang disalibkan, Yesus yang bangkit dan Yesus yang memberikan mandat. Untuk dikerjakan, bahwa pekerjaan itu bukan semata-mata kita yang kerjakan. Dia menyertai kita sampai akhir zaman. Jadi datanglah pada Kristus, hiduplah seperti yang Dia kehendaki, teruslah bertekun dalam firman dan doa-doa baik itu doa pribadi dan pasa-pasal berikutnya Lukas menuliskan bagaimana Injil tersebar, jadi teruslah bersama saya merenungkan Kisah Para Rasul. Di dalam blog ini. Segala pujian hanya bagi Allah saja. Amin.

kisah para rasul 1 12 14